Daftar Rekomendasi Saham Hari Ini 13 Maret 2026 dari Analis Sekuritas

Jumat, 13 Maret 2026 | 09:24:55 WIB
Daftar Rekomendasi Saham Hari Ini 13 Maret 2026 dari Analis Sekuritas

JAKARTA - Pergerakan pasar saham Indonesia kembali menjadi perhatian para pelaku pasar setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pelemahan pada perdagangan sebelumnya. 

Fluktuasi indeks ini sering kali menjadi indikator penting bagi investor untuk menentukan strategi investasi jangka pendek maupun jangka panjang.

Pada perdagangan Kamis, 12 Maret 2026, IHSG menunjukkan tekanan yang membuat indeks tidak mampu bertahan di zona hijau hingga penutupan sesi perdagangan. Kondisi tersebut memicu berbagai analisis dari para pelaku pasar mengenai arah pergerakan saham pada perdagangan berikutnya.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan kemarin, Kamis, 12 Maret 2026, ditutup melemah 0,37% di posisi 7.362,11. Lantas bagaimana dengan rekomendasi saham hari ini?

IHSG menutup perdagangan dengan nyaris berada di posisi terendah sepanjang hari 7.323,74 intraday. Adapun level tertinggi sempat menyentuh 7.436,49 yang terjadi pada perdagangan siang hari.

Pergerakan indeks yang cukup fluktuatif sepanjang hari tersebut menggambarkan dinamika pasar yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari sentimen global hingga aktivitas perdagangan domestik.

Sektor Penyebab Pelemahan IHSG

Penurunan IHSG pada perdagangan tersebut tidak terlepas dari kinerja sejumlah sektor yang mengalami tekanan cukup besar. Beberapa sektor tercatat memberikan kontribusi terhadap pelemahan indeks secara keseluruhan.

Saham–saham konsumen non primer, saham barang baku, dan saham properti menjadi penyebab pelemahan IHSG di zona negatif dengan masing–masing melemah mencapai 2,03%, 1,44%, dan 1,38%.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa tekanan jual cukup dominan pada sektor-sektor tertentu yang biasanya sensitif terhadap kondisi ekonomi dan sentimen pasar. Ketika sektor-sektor utama mengalami koreksi, indeks secara keseluruhan cenderung ikut terdampak.

Di sisi lain, aktivitas perdagangan juga menunjukkan dominasi aksi jual yang cukup besar sepanjang sesi perdagangan. Hal ini tercermin dari data volume dan nilai transaksi yang cukup tinggi.

Volume perdagangan yang didominasi penjualan terjadi mencapai 26,81 miliar saham dengan nilai transaksi diselesaikan Rp13,38 triliun. Serta frekuensi yang terjadi sejumlah 1,61 juta kali diperjualbelikan.

Selain itu, pergerakan jumlah saham yang mengalami penurunan juga jauh lebih besar dibandingkan saham yang menguat. Kondisi ini memperlihatkan bahwa tekanan pasar masih cukup kuat pada perdagangan tersebut.

Sebanyak–banyaknya 461 saham melemah, sedang ada 211 saham menguat. Sisanya 149 saham enggan melaju alias stagnan.

Peluang Saham di Tengah IHSG Melemah

Meskipun IHSG ditutup di zona merah, kondisi ini tidak selalu berarti peluang investasi menjadi terbatas. Dalam banyak situasi, pelemahan indeks justru membuka ruang bagi investor untuk menemukan saham-saham dengan potensi kenaikan di masa mendatang.

Beberapa analis pasar menilai bahwa sejumlah saham masih menunjukkan potensi untuk melanjutkan tren bullish atau uptrend. Oleh karena itu, investor tetap dapat mencermati berbagai rekomendasi saham yang dirilis oleh perusahaan sekuritas.

Kendatipun IHSG ditutup di zona merah, masih ada sejumlah saham potensial dan saham pilihan yang menarik dicermati melanjutkan tren bullish saham uptrend, telisik rekomendasi saham hari ini Jumat, 13 Maret 2026.

Para analis dari berbagai sekuritas biasanya menyusun rekomendasi berdasarkan analisis fundamental, teknikal, maupun sentimen pasar yang berkembang. Rekomendasi ini sering menjadi referensi bagi investor dalam menentukan langkah transaksi.

Rekomendasi Saham dari Sejumlah Sekuritas

Berikut rekomendasi saham hari ini yang dirangkum dari sejumlah broker.

BRI Danareksa Sekuritas

AADI

ESSA

OILS

BNI Sekuritas

ELSA

MBMA

BIPI

DEWA

PTBA

NCKL

Phillip Sekuritas

ESSA

PGAS

MNC Sekuritas

CPIN

PTBA

ULTJ

UNVR

CGS International Sekuritas

ESSA

MEDC

PGAS

AKRA

ADRO

AADI

Phintraco Sekuritas

BBCA

ICBP

ISAT

AADI

ESSA

Panin Sekuritas

ICBP

SIDO

SMRA

Mirae Asset Sekuritas

BBCA

BMRI

PGAS

Strategi Investor Menghadapi Pergerakan Pasar

Dalam kondisi pasar yang bergerak fluktuatif, investor biasanya menerapkan strategi yang lebih selektif dalam memilih saham. Analisis yang matang menjadi kunci untuk menentukan saham mana yang memiliki potensi pertumbuhan di tengah tekanan pasar.

Investor jangka panjang umumnya lebih fokus pada fundamental perusahaan, seperti kinerja keuangan, prospek bisnis, serta posisi perusahaan dalam industrinya. Sementara itu, investor jangka pendek sering memanfaatkan pergerakan teknikal untuk mencari momentum keuntungan.

Rekomendasi saham dari berbagai sekuritas dapat menjadi salah satu referensi tambahan bagi investor. Namun demikian, keputusan investasi tetap perlu disesuaikan dengan profil risiko dan strategi masing-masing investor.

Selain itu, penting bagi investor untuk memperhatikan kondisi pasar secara keseluruhan, termasuk sentimen global, kebijakan ekonomi, serta perkembangan sektor industri yang dapat mempengaruhi pergerakan saham.

Dengan pendekatan yang tepat, peluang investasi tetap dapat ditemukan bahkan ketika indeks pasar sedang mengalami pelemahan.

Terkini